Untuk Indonesia yang Lebih Baik, Jangan Golput

Pada bulan April rakyat Indonesia akan memilih calon anggota legislatif guna mengisi kursi Anggota DPR, DPRD 1 dan DPRD 2. Tata cara atau sistem pemilu kita untuk pemilu tahun ini tidak mengalami perbedaan yang signifikan dibanding dengan pemilu tahun 2009. Rakyat masih akan memilih langsung calon anggota legislatif (caleg) pilihannya sendiri. permasalahannya sekarang, banyak orang yang masih bingung pada sistem ini karena kurangnya akses informasi yang tersedia bagi rakyat untuk menilai kualitas caleg yang akan dipilihnya di pemilu nanti.

Masalah lain yang bepotensi muncul di pemilu 2014 adalah masyarakat yang mulai apatis terhadap event – event seperti Pemilu , Pilkada dll karena kecewa dan kesal dengan tingkah laku menjengkelkan dari anggota DPR yang semakin jauh dari sikap pro rakyat. Belum lagi akhir – akhir ini para elit politik baik penyelenggaran Negara, anggota DPR dan bahkan penegak hukum terungkap keterlibatannya dalam kasus korupsi, penyuapan dll.

Rasa tidak puas inilah yang kemudian menimbulkan wacana di masyarakat untuk mengambil langkah Golongan Putih (Golput). Golput adalah sikap dimana seseorang secara sadar untuk tidak ikut serta dalam pemilu. Alasan terkait Golput memang beragam. Mulai dari kurangnya sosialisasi pemilu hingga calon – calon yang ada dianggap tidak punya visi – misi yang jelas untuk menjadi seorang pemimpin. Namun kebanyakan alasan golput saat ini adalah rasa tidak puas terhadap wakil rakyat yang nyata – nyata memang sudah tidak pro rakyat. Lantas apakah dengan golput itu bisa menyeleseikan masalah ? bagi saya tentu tidak, dan saya punya beberapa pendapat lain terkait anda yang memilih untuk golput di pemilu.

Menggunakan hak pilih dalam Pemilu adalah hak dari setiap warga Negara. Lalu jika kita memutuskan untuk tidak memilih maka kita telah mengabaikan hak – hak yang telah diberikan oleh Negara untuk menentukan pemimpin dan wakil kita di parlemen. Ingatkah pada zaman orde baru ? ketika hak untuk berbeda pendapat sangat dibatasi oleh pemerintah ? dan sekarang anda memilih absen saat pemerintah sudah memberikan kebebasan yang sangat luas untuk berbeda pendapat.

Suka atau tidak suka bagi saya sikap golput adalah sikap orang yang pesismis. Seseorang yang golput sama saja dengan menyerah sebelum pertandingan dimulai. Semua orang di Indonesia mungkin saja kecewa dengan kondisi bangsa kita saat ini, kecewa dengan tingkah laku para anggota DPR lantas apakah alasan tersebut dapat dijadikan dasar untuk tidak mengikuti pemilu.

Sikap golput justru menunjukkan dengan jelas ketidakpedulian seseorang terhadap kondisi bangsa. Anda yang berteriak – teriak setiap hari mengkritisi setiap inci kerja dari pemerintah justru memilih abstain saat pemilu. Kepedulian terhadap Indonesia tidak cukup hanya sekedar mengkritik, membayar pajak atau yang lainnya. Terlihat munafik apabila seseorang dengan panjang lebar mengatakan bahwa pemerintah harus ini pemerintah harus itu tapi pada saat pemilu tiba orang tersebut memilih untuk golput.

Abstain adalah langkah yang jelas – jelas kontraproduktif terhadap lahirnya sebuah perubahan kearah yang lebih baik. Sungguh aneh melihat seseorang berteriak – teriak mengenai perubahan namun dirinya sendiri dengan sadar dan disengaja tidak mau terlibat dalam upaya untuk menuju perubahan kearah kebaikan dari bangsa Indonesia. Semua orang ingin Indonesia berubah kearah yang lebih baik dan dengan mengeluh saja tentu tidak cukup. Dibutuhkan sebuah aksi, walau sekecil apapun itu.

Dengan mengambil langkah golput, anda sudah siap dengan segala konsekuensi untuk menerima hasil apapun. Bagi saya anda yang memilih untuk abstain dalam pemilu tidak berhak menuntut apapun kepada pemerintah. Bahkan untuk mengeluh ketika kondisi Negara memburuk. Karena ketika diberi kesempatan untuk berubah anda malah mengabaikan kesempatan tersebut.

Saya tidak tahu apakah suara saya tanggal 9 April nanti akan memberikan perubahan yang signifikan terhadap kebaikan bangsa Indonesia kedepannya. Apapun hasil yang akan terjadi nanti saya tetap merasa bangga karena saya sebagai warga Negara sudah menunjukkan kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan Indonesia.

AYO JANGAN GOLPUT , 5 Menit Untuk 5 Tahun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s